DPRD Kalteng Dorong Kereta Api Masuk Prioritas Nasional
yd
Hai Kalteng - Palangka Raya - Rencana membangun jaringan kereta api di Pulau Kalimantan kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Tengah. Lembaga legislatif daerah itu mendorong agar pemerintah pusat memberikan kepastian arah terhadap proyek tersebut sehingga rencana yang telah lama dibicarakan tidak kembali berhenti pada tahap perencanaan.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, menilai dukungan pemerintah pusat sangat menentukan realisasi pembangunan jaringan perkeretaapian. Salah satu langkah yang dinilai dapat memperkuat kepastian proyek adalah memasukkannya dalam agenda pembangunan prioritas nasional.
(Baca Juga : NasDem Soroti Transfer Pusat hingga Kesiapan Hadapi Karhutla dalam Perubahan APBD)
Ansyari mengatakan, pembangunan jalur kereta api bukan proyek yang dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Selain membutuhkan anggaran besar, proyek tersebut juga memerlukan kajian, perencanaan lintasan, pembebasan lahan hingga pembangunan sarana pendukung.
“Proyek sebesar ini membutuhkan arah kebijakan yang jelas sejak awal. Kalau sudah menjadi prioritas nasional, tahapan pembangunannya tentu lebih mudah dikawal secara berkelanjutan,” ujar Ansyari, Jumat (12/6).
Ia mengingatkan, rencana pengembangan kereta api di Kalimantan sebenarnya sudah beberapa kali muncul dalam agenda pembangunan. Namun, perubahan prioritas pembangunan dari waktu ke waktu membuat pembahasannya belum menghasilkan kepastian mengenai pelaksanaan di lapangan.
Karena itu, Ansyari berharap pemerintah tidak hanya kembali memunculkan wacana pembangunan, tetapi juga menyusun tahapan yang jelas apabila proyek tersebut memang dinilai penting bagi masa depan Kalimantan.
Menurutnya, kebutuhan terhadap konektivitas antardaerah akan semakin besar seiring perkembangan ekonomi dan mobilitas penduduk. Infrastruktur transportasi yang mampu menghubungkan wilayah-wilayah di Kalimantan akan memberikan pilihan baru bagi masyarakat maupun dunia usaha.
“Kalau jaringan rel nantinya bisa menghubungkan beberapa provinsi, manfaatnya bukan hanya untuk penumpang. Distribusi hasil produksi, kebutuhan pokok, dan berbagai komoditas juga bisa ikut terbantu,” katanya.
Bagi Kalteng, pembangunan kereta api juga dinilai dapat membuka akses ekonomi ke wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan konektivitas. Dengan jaringan transportasi yang lebih terintegrasi, peluang pengembangan pusat-pusat ekonomi baru di daerah dapat semakin terbuka.
Ansyari menegaskan, pembangunan kereta api perlu ditempatkan sebagai investasi jangka panjang. Pemerintah daerah, menurut dia, dapat memberikan dukungan sesuai kewenangan, tetapi keberlanjutan proyek dengan skala lintas provinsi membutuhkan komitmen pemerintah pusat.
“Yang paling penting sekarang adalah adanya kesinambungan kebijakan. Jangan sampai pembahasan muncul kembali, tetapi kemudian hilang ketika prioritas pembangunan berubah,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap rencana tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan konektivitas Pulau Kalimantan secara menyeluruh. Kepastian kebijakan dinilai menjadi langkah awal agar gagasan pembangunan jaringan kereta api dapat bergerak dari wacana menuju tahapan yang lebih konkret.
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng